Abraham Terus Dihujat Fans Chelsea, Zouma Beri Pembelaan

Liga Inggris – Bek Chelsea, Kurt Zouma, memberikan pembelaan terhadap Tammy Abraham, setelah kiper tersebut menjadi sasaran amarah fans The Blues lantaran gagal menjadi juara UEFA Super Cup 2019.

Seperti diketahui, Chelsea kalah dari Liverpool pada laga final UEFA Super Cup, Kamis (15/8) dini hari WIB kemarin. Bermain imbang dengan skor 2-2 hingga tambahan waktu, The Blues kemudian kalah melalui babak adu penalti dengan skor akhir 4-5.

Pada babak adu penalti, Abraham menjadi satu-satunya pemain Chelsea yang gagal menjalankan tugasnya. Pemain berusia 21 tahun itu pun kemudian dihujat fans The Blues karena dianggap sebagai penyebab kegagalan tim menjadi juara UEFA Super Cup 2019.

Selain dihujat karena kegagalannya dalam mengeksekusi penalti, Abraham juga menjadi korban rasisme. Dalam kondisi ini, Zouma memberi dukungan kepada rekan setimnya tersebut.

Menurut Zouma, Abraham sebenarnya sudah bermain dengan baik. Dia mampu menjadi pengganti Olivier Giroud di lini serang. Mantan pemain Aston Villa itu sempat mendapatkan beberapa peluang.

Bahkan, gol kedua Chelsea bermula dari aksi Tammy Abraham. Dia dijatuhkan oleh kiper Liverpool, Adrian, dan wasit memberi penalti. Jorginho lantas mengeksekusi penalti dengan baik dan membuat skor menjadi imbang 2-2 di babak kedua.

“Tendangan penalti memang lebih ke untung-untungan,” kata Zouma. “Tammy Abraham bermain dengan baik pada pertandingan itu. Dia membuat kami mendapatkan penalti yang berujung gol dan kami kembali ke dalam pertandingan.

“Kemudian dia gagal mengeksekusi penalti namun dia masih muda dan dia akan belajar. Dia pemain besar,” tandasnya,