Van Gaal: Messi dan Neymar Membatasi Kesuksesan Tim

Berita Bola – Mantan manajer Manchester United, Louis van Gaal, mengatakan bahwa Lionel Messi dan Neymar telah membatasi kesuksesan Barcelona serta Paris Saint-Germain karena mereka bukan pemain tim.

Messi dianggap sebagai salah satu pemain terhebat sepanjang masa, sementara Neymar adalah pemain termahal dalam sejarah sepak bola saat ini. Sementara Messi gagal membantu Barca memenangkan Liga Champions sejak 2015, PSG masih menunggu gelar pertama mereka meski telah mendatangkan Neymar pada 2017 dari raksasa Catalan.

Dan Van Gaal, yang melatih di Camp Nou dari 1997 hingga 2000 dan 2002 hingga 2003, percaya kedua individu itu harus bertanggung jawab atas kegagalan tim masing-masing di Liga Champions.

“Lihatlah Barcelona, berapa banyak Liga Champions yang mereka menangkan dengan apa yang mereka katakan adalah pemain terbaik di dunia (Messi)?” katanya pada El Pais.

“Lihatlah Neymar di PSG. Berapa banyak Liga Champions yang mereka menangkan? Saya suka Neymar dan Messi sebagai pemain individu tetapi bukan sebagai pemain tim. Saya percaya bahwa dalam pertandingan tim, tidak ada yang lebih penting daripada pemain tim.”

“Salah satu yang terbaik sebagai pemain tim adalah James Milner. Di final Liga Champions, ia bermain sebagai bek dan gelandang. Sangat bagus ia bisa menawarkan itu di usia 33 tahun.

“Saya pikir Messi harus bertanya pada dirinya sendiri bagaimana mungkin ia belum pernah memenangkan Liga Champions begitu lama.

“Saya tidak di ruang ganti atau di pelatihan di Barcelona. Saya tidak bisa menilai. Saya suka Messi sebagai pemain individu. Dia adalah pemain individu terbaik di dunia karena statistiknya luar biasa. Saya menyukainya.

“Tapi mengapa dia tidak memenangkan Liga Champions sejak lima tahun yang lalu? Mengapa? Sebagai seorang kapten, Anda harus bertanya pada diri sendiri mengapa tim tidak menang di Eropa.

“Barca memiliki pasukan yang hebat. Anda tidak bisa mengatakan bahwa [Ivan] Rakitic buruk, atau bahwa [Philippe] Coutinho buruk, atau bahwa [Jordi] Alba adalah pemain yang buruk, atau [Marc-Andre] Ter Stegen kiper yang buruk, atau Arthur atau [Arturo] Vidal.

“Saya pikir Messi juga bertanggung jawab atas apa yang terjadi di Barcelona, tidak hanya pelatih. Para pemain memiliki tanggung jawab besar atas apa yang terjadi pada tim. Ini juga berlaku untuk Neymar,” jelasnya.